PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN POTENSI LOKAL DI DESA PEKUNDEN KECAMATAN BANYUMAS KABUPATEN BANYUMAS

Authors

  • Hidayati Ulil Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
  • Sutikno Chamid Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
  • Amanda Ariesta Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
  • Pribadi Indah Ayu Permana Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
  • Zaelani Andi Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.56015/gjikplp.v13i8.1103

Abstract

ABSTRACT

Community empowerment is an effort to increase the capacity of the community to manage local potential independently and sustainably. Pekunden Village, Banyumas District, Banyumas Regency, has local potential in two main sectors: the tourism sector managed by Pokdarwis Wisanggeni and the economic sector through the Pawon Mas Village-Owned Enterprise (BUMDes). This study aims to analyze the process of community empowerment in developing local potential and the factors that influence it. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the stages of awareness, capacity building, and empowerment. The results show that community empowerment occurs through increased awareness, capacity building, and access to local potential management. In the tourism sector, empowerment is more dominant, marked by high community participation in the management of homestays, culinary, MSMEs, and increased economic interaction with tourists, which has an impact on community income and a stable contribution to PADes every year. Meanwhile, in the economic sector through BUMDes Pawon Mas, empowerment is seen in access to capital and strengthening community businesses, but is still hampered by low awareness of loan repayment and business instability. Supporting factors include strong social capital, local potential, government and external support, access to capital, and digital promotion. Inhibiting factors include limited human resources, unequal participation, limited facilities and business capital, and marketing constraints. Overall, the tourism sector remains the most dominant and plays a leading role in community empowerment in Pekunden Village.

Keywords: Community Empowerment, Local Potential, Tourism Village, BUMDes, Pokdarwis

ABSTRAK

Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi lokal secara mandiri dan berkelanjutan. Desa Pekunden, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas memiliki potensi lokal pada dua sektor utama, yaitu sektor wisata yang dikelola Pokdarwis Wisanggeni dan sektor ekonomi melalui BUMDes Pawon Mas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan potensi lokal serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan tahapan penyadaran, pengkapasitasan, dan pendayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat berlangsung melalui peningkatan kesadaran, penguatan kapasitas, dan akses pengelolaan potensi lokal. Pada sektor wisata, pemberdayaan lebih dominan ditandai tingginya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan homestay, kuliner, UMKM, serta meningkatnya interaksi ekonomi dengan wisatawan yang berdampak pada pendapatan masyarakat dan kontribusi PADes yang stabil setiap tahun. Sementara itu, pada sektor ekonomi melalui BUMDes Pawon Mas, pemberdayaan terlihat dari akses permodalan dan penguatan usaha masyarakat, namun masih terkendala rendahnya kesadaran pengembalian pinjaman dan ketidakstabilan usaha. Faktor pendukung meliputi kuatnya modal sosial, potensi lokal, dukungan pemerintah dan pihak eksternal, akses permodalan, serta promosi digital. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan SDM, partisipasi belum merata, keterbatasan sarana dan modal usaha, serta kendala pemasaran. Secara keseluruhan, sektor wisata menjadi sektor paling dominan dan berperan sebagai leading sector dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Pekunden.

Kata kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Potensi Lokal, Desa Wisata, BUMDes, Pokdarwis

Author Biographies

Hidayati Ulil, Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Fakultas Sosial Ekonomi dan Humaniora

Sutikno Chamid, Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Fakultas Sosial Ekonomi dan Humaniora

Amanda Ariesta, Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Fakultas Sosial Ekonomi dan Humaniora

Pribadi Indah Ayu Permana, Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Fakultas Sosial Ekonomi dan Humaniora

Zaelani Andi, Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Fakultas Sosial Ekonomi dan Humaniora

References

Afriansyah, Mustanir, A., Faried, A. I., Mursalat, A., Kusnadi, I. H., Fauzan, R., Siswanto, D., & Widiyawati, R. (2022). Pemberdayaan masyarakat.

Bahri, E. S. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan. FAM Publishing.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications.

Endah, K. (2020). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT : MENGGALI POTENSI LOKAL DESA. 6, 135–143.

Fitri, A. (2023). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Ekonomi Lokal di Kecamatan Siberut Utara di Kabupaten Kepulauan Mentawai. EKASAKTI JURNAL PENELITIAN & PENGABDIAN, 3, 145–155. https://doi.org/https://doi.org/10.31933/ejpp.v3i2

Ginting, S., Sembiring, R., & Dewi, E. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Lokal dalam Pengembangan Destinasi Wisata Kolam Soda Desa Buluh Naman Kecamatan Munte Kabupaten Karo. Jurnal Pengabdian Nasional, 02(05), 10–19.

Hasran. (2022). Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Tamalanrea dalam Perencanaan Pembangunan Daerah di Kota Makassar. 25, 112–124.

Hidayatullah, F. A., & Suminar, T. (2021). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Candi Plaosan Melalui Program Desa Wisata Untuk Kemandirian Ekonomi di Desa Bugisan Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten. 1(1), 1–11.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis. In Internationl Educational adn Professional Publisher (Vol. 1304, pp. 89–92).

Mubaedah, S., Amanda, A., Sutikno, C., Ayu, I., Pribadi, P., & Atika, Z. R. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kopi Lokal di Desa Winduaji Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes Tahun 2019 Paradigma New Public Service menekankan penciptaan nilai publik melalui partisipasi aktif masyarakat ( Denhardt & Denhardt , 2015 ). Konsep governance dari Rhodes ( 1996 ) juga.

Murdiyanto. (2024). Metode Penelitian Kualitatif.

Rahayu, S., & Febrina, R. (2021). Pemberdayaan masyarakat desa melalui bumdes di desa sugai nibung. 5(1), 49–61.

Safri, I., & Abdullah, S. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mengelola Potensi Masyarakat Desa Kampung Panjang Kabupaten Kampar. 4(2), 242–248.

Setiadi, M. B., & Pradana, G. W. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Melalui Program Desa Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan Muhammad Bagus Setiadi Galih Wahyu Pradana. 881–894.

Setya Saputra, A., & Sutikno, C. (2022). Implementasi Kebijakan Penanggulangan Stunting di Kabupaten Purbalingga. http://ojs.uma.ac.id/index.php/publikauma

Setyarini, A. L. T., Noor, A. M., & Purnomo, V. D. (2023). Analysis of the Role of Political Parties in Political Education in View of the Applicable Political System in Indonesia. Formosa Journal of Applied Sciences, 2(4), 541–558. https://doi.org/10.55927/fjas.v2i4.3815

Setyawan, A. A., Desembrianita, E., & Santoso, M. H. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Lokal. 4(1), 1494–1503.

Tjilen, A. P., Cara, I., Phoek, A., Ilmu, J., Negara, A., Ilmu, F., & Politik, I. (2021). Faktor-Faktor Dalam Pemberdayaan Masyarakat Petani Ubi Jalar. 10(2), 128–140.

Peraturan Perundang-undangan:

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Pasal 1 Ayat (12) tentang Pemberdayaan Desa.

Peraturan Bupati Kabupaten Banyumas Nomor 94 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banyumas.

Keputusan Bupati Banyumas Nomor 556/842 Tahun 2021 tentang Penetapan Desa Pekunden Kecamatan Banyumas sebagai Desa Wisata Rintisan di Kabupaten Banyumas.

Surat Keputusan Kepala Desa Pekunden Nomor: 556/18 tahun 2021 tentang Susunan Pengurus Pokdarwis Wisanggeni Desa Pekunden Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas Masa Bhakti Tahun 2021-2025

Surat Keputusan Kepala Desa Pekunden Nomor: 556/41 tahun 2025 tentang Susunan Pengurus Pokdarwis Wisanggeni Desa Pekunden Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas Masa Bhakti Tahun 2025-2030

Badan Pemeriksa Keuangan RI (2022) — SDGs No. 11 dan No

Downloads

Published

2026-07-13