PERUBAHAN POLA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KEGIATAN GOTONG ROYONG KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI DESA SINDANGHEULA KABUPATEN SERANG BANTEN

Authors

  • Mohamad Imam Kamaludin Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Muhamad Elang Jaya Saputra Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Gaida Azra Aini Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Muhammad Fergiawan Liswanto Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Nurikah Nurikah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Nanda Hafizh Pratama Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

DOI:

https://doi.org/10.56015/gjikplp.v13i8.1153

Keywords:

Gotong Royong, Partisipasi Masyarakat, Kebersihan Lingkungan, Modal Sosial, Pemberdayaan Masyarakat.

Abstract

Gotong royong merupakan salah satu bentuk modal sosial yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Indonesia. Nilai gotong royong tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk menyelesaikan pekerjaan bersama, tetapi juga berperan dalam memperkuat solidaritas, kebersamaan, dan kepedulian sosial antarwarga. Namun, perkembangan sosial, ekonomi, serta perubahan pola hidup masyarakat turut memengaruhi tingkat partisipasi warga dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk kegiatan kebersihan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan pola partisipasi masyarakat dalam kegiatan gotong royong kebersihan lingkungan di RT 10 RW 03 Desa Sindangheula, Kabupaten Serang, Banten. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam terhadap tiga informan, dan dokumentasi yang dilaksanakan pada 8 Juni 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan gotong royong mengalami penurunan yang ditandai dengan rendahnya keterlibatan warga dalam kegiatan kebersihan lingkungan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian masyarakat memiliki kecenderungan mengaitkan kegiatan sosial dengan adanya anggaran atau insentif tertentu. Selain itu, kesibukan pekerjaan dan perubahan orientasi sosial masyarakat turut memengaruhi rendahnya partisipasi warga. Pola pikir tersebut berdampak pada menurunnya kesadaran kolektif masyarakat dalam melaksanakan kegiatan gotong royong secara sukarela. Meskipun demikian, gotong royong masih memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat solidaritas sosial masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan strategi pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada penguatan kesadaran sosial, revitalisasi nilai gotong royong, serta peningkatan peran tokoh masyarakat dalam membangun partisipasi warga.

References

Apriani et al., "Pelaksanaan gotong royong untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kebersihan lingkungan," Jurnal Gotong Royong, 2025, hlm. 112.

Armel et al., "Peningkatan kesadaran kebersihan lingkungan melalui gotong royong bersama warga di Desa Berumbung Baru Siak," Jurnal Membangun Negeri, 2022, hlm. 90.

Butarbutar et al., "Kebersihan berbasis gotong royong: Studi kasus partisipasi warga di Kecamatan Porsea Patane III," Jotika, 2025, hlm. 55.

Dari et al., "Partisipasi masyarakat dalam gotong royong untuk kebersihan lingkungan di Desa Dusun Baru 2 Bengkulu Tengah," Mestaka, 2024, hlm. 461.

Dwijatenaya, I. B. M. A., & Dewi, M. K. (2016). The Effects of Social Capital for the Management of Environment Cleanliness in Adipura Programme. Jurnal Bina Praja, 8(2), 175–185. DOI: https://doi.org/10.21787/jbp.08.2016.175-185

Firdaus et al., "Revitalisasi budaya gotong royong untuk mewujudkan lingkungan bersih dan sehat di Desa Cimanganten," ARSY, 2025, hlm. 140.

I. R. Adi, Op. cit., hlm. 82.

Koentjaraningrat, Pengantar Ilmu Antropologi (Jakarta: Rineka Cipta, 2015), hlm. 85.

Pakpahan, N. H., dkk. (2025). Partisipasi Mahasiswa dalam Gotong Royong untuk Kebersihan Lingkungan di Sekitar Kampus. Bakti Sekawan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1). DOI: https://doi.org/10.35746/bakwan.v6i1.949

Pale, C. O. N., dkk. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Gotong Royong dalam Mewujudkan Kebersihan Lingkungan di Desa Rejo Kecamatan Paga Kabupaten Sikka. Jurnal Masyarakat Nusantara. DOI: https://doi.org/10.59603/jpmnt.v3i3.946

Ponidi et al., "Peran masyarakat dalam meningkatkan kesadaran melalui kegiatan gotong royong dalam menjaga kebersihan," PEMA, 2025, hlm. 208.

R. D. Putnam, Loc. cit.

Tafonao, I., dkk. (2025). Sanitasi Lingkungan Desa Hiliana'a Gomo dan Pembelajaran Dasar serta Gotong Royong Masyarakat Desa. Haga: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. DOI: https://doi.org/10.57094/haga.v4i2.4429

Wawancara dengan Bapak Alias, Tokoh Lingkungan Desa Sindangheula, 8 Juni 2026

Wawancara dengan Bapak Ruli, Warga RT 10 Desa Sindangheula, 8 Juni 2026.

Rusyiana, A., & Heriyana, A. (2023). A Tale of Gotong Royong (Mutual Assistance) and Household's Participations for Communal Activities in Contemporary Indonesia 2012–2014. Studia Komunika, 1(1). DOI: https://doi.org/10.47995/jik.v1i1.5

Vitrianingsih, Y., dkk. (2026). Gotong Royong dalam Membangun Tanggung Jawab Menjaga Lingkungan dan Kebersihan Desa di Era Modern. Nuras: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(2). DOI: https://doi.org/10.36312/nuras.v6i2.1028

Wati, E. P., & Hidayah, A. (2017). Kearifan Lokal Menjaga Lingkungan Hidup Melalui Program Gotong Royong di Kota Palembang. Bina Hukum Lingkungan, 2(1). DOI: https://doi.org/10.24970/jbhl.v2n1.6

Yanti, S., dkk. (2026). Melalui Gotong Royong Membangun Lingkungan yang Bersih dan Sehat Kampung Tua Teluk Mata Ikan Nongsa Batam. Jurnal Pendekar Nusantara, 3(2). DOI: https://doi.org/10.37776/pend.v3i2.2105

Downloads

Published

2026-07-14