STRATEGI KOMUNIKASI POLRI RAMAH ANAK DI WILAYAH POLDA KEPULAUAN RIAU MELALUI PENDEKATAN MULTIDIMENSI
DOI:
https://doi.org/10.56015/gjikplp.v13i10.1326Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membongkar strategi pembingkaian media online terhadap citra Polri ramah anak sepanjang tahun 2025. Menggunakan model analisis framing Pan dan Kosicki, penelitian kualitatif ini membedah 50 unit berita dari lima media dengan latar belakang ideologi yang berbeda: Kompas.com, Tempo.co, Antaranews.com, Republika.co.id, dan BBC News Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan adanya fragmentasi narasi yang signifikan pada level mikro, meso, dan makro. Media pemerintah cenderung mengonstruksi frame institusional-prosedural yang menekankan pada keberhasilan kebijakan. Sebaliknya, media independen dan asing lebih menonjolkan frame kritis-humanis yang berfokus pada akuntabilitas dan standar hak asasi manusia. Republika menyajikan dimensi unik melalui frame moral-religius yang mengaitkan kepolisian dengan ketahanan keluarga. Temuan ini mengindikasikan bahwa reputasi Polri di ruang digital bukan merupakan entitas tunggal, melainkan hasil negosiasi wacana yang dipengaruhi oleh kebijakan redaksional media. Penelitian ini merekomendasikan perlunya sinkronisasi antara komunikasi humas institusional dengan realitas kultural di lapangan guna meminimalisir gap persepsi publik.