PENGARUH BONUS DEMOGRAFI DAN PENGELUARAN PEMERINTAH UNTUK KESEHATAN TERHADAP IPM DENGAN PENDAPATAN PER KAPITA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DI ASEAN.

Authors

  • Rut Afentina Sinambela Universitas Negeri Medan
  • Khairani Alawiyah Matondang Universitas Negeri Medan
  • Bukit Buchori Siagian Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.56015/gjikplp.v13i5.922

Keywords:

ASEAN, Bonus Demografi, Indeks Pembangunan Manusia, Pendapatan Per Kapita, Pengeluaran Kesehatan

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh bonus demografi dan pengeluaran pemerintah untuk kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di negara-negara ASEAN periode 2015–2024, baik secara langsung maupun melalui pendapatan per kapita sebagai variabel mediasi. Data sekunder panel dari sepuluh negara ASEAN dianalisis menggunakan Fixed Effect Model dan uji Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bonus demografi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IPM, pengeluaran kesehatan tidak berpengaruh langsung secara signifikan, sedangkan pendapatan per kapita berpengaruh positif dan signifikan. Pendapatan per kapita terbukti memediasi secara kuat pengaruh pengeluaran kesehatan terhadap IPM, namun hanya memediasi secara lemah jalur bonus demografi terhadap IPM.

 

Downloads

Published

2026-05-19

Issue

Section

Articles