STRATEGI PEMBERDAYAAN LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL (LKS) RUMAH HARAPAN MULYA DALAM MENDORONG KEMANDIRIAN WARGA TUNAGRAHITA DESA KARANGPATIHAN KECAMATAN BALONG KABUPATEN PONOROGO

Authors

  • Muhammad Anwar Shidiq Universitas Negeri Surabaya
  • Maya Mustika Kartika Sari Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.56015/gjikplp.v13i8.1062

Keywords:

pemberdayaan, tunagrahita, kemandirian, LKS Rumah Harapan Mulya, ACTORS

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemberdayaan yang dilakukan oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Rumah Harapan Mulya dalam mendorong kemandirian warga tunagrahita di Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. Fokus penelitian meliputi tiga aspek kemandirian, yaitu pemenuhan kebutuhan dasar pribadi, interaksi sosial, dan kemandirian ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pengurus serta pendamping LKS yang terlibat langsung dalam pemberdayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan melalui pelatihan keterampilan, pembinaan aktivitas sehari-hari, pendampingan sosial, serta edukasi kesehatan. Pendekatan ini mengacu pada teori ACTORS yang meliputi Authority, Confidence and competence, Trust, Opportunity, Responsibility, dan Support. Pemberdayaan tersebut terbukti meningkatkan kemandirian warga tunagrahita dalam aktivitas sehari-hari, keterlibatan sosial, dan kegiatan produktif, yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan merawat diri, partisipasi sosial, serta kemampuan menghasilkan produk atau pendapatan secara mandiri. Namun, pelaksanaan program masih menghadapi kendala berupa keterbatasan anggaran dan jangkauan program sehingga memerlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak.

Downloads

Published

2026-08-18