PANDANGAN MUI LAMPUNG TENTANG PERKAWINAN PENDERITA THALASSEMIA DALAM HUKUM KELUARGA ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.56015/gjikplp.v13i6.1124Keywords:
Islamic Family Law, MUI Lampung, Thalassemia, Maqasid Sharia, MarriageAbstract
This study examines the perspective of the Indonesian Ulema Council (MUI) of Lampung Province on marriage involving individuals who suffer from or carry the genetic trait of thalassemia within the framework of Islamic Family Law. Using a qualitative approach with primary data from in-depth interviews with MUI Lampung informants, the findings show that MUI addresses thalassemia through the framework of Maqashid al-Shari’ah, particularly the protection of life and lineage. Premarital health screening is considered essential as a preventive effort to avoid physical disabilities and potential harm in the future. Legally, marriage between individuals with thalassemia is considered valid if the pillars and conditions of marriage are fulfilled; however, substantively, MUI emphasizes that such marriages may become makruh (discouraged) or even haram (prohibited) if medical evidence indicates a high risk of having children with thalassemia major, reflecting the principle of preventing harm (sadd al-dhari’ah). MUI also highlights the importance of honesty regarding health conditions between prospective partners and offers solutions such as reproductive risk management, including the option of not having biological children for the sake of public welfare (maslahah), ultimately demonstrating an integration of normative Islamic law with medical and social approaches in modern Indonesian family law.
References
Ayunda Dwi Tnisia Nurkurnia and Zaki Nur Fahmawati, “Marital Satisfaction of Couples Who Have Thalasemia in Sidoarjo District: Kepuasan Perkawinan Pasangan Yang Memiliki Anak Thalesemia di Kecamatan Sidoarjo,” preprint, April 5, 2023. 32
Nurul Ain, “Kajian Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Thalassemia Mayor Di Indonesia: Family Study In The Effort To Prevent Thalassemia Major In Indonesia,” Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) 8, no. 2 (2025): 185
Ismi Siti Fauziah et al., Ketentuan Pernikahan Menurut Perspektif Islam, No. 1 (2025).
Nurkurnia and Fahmawati, “Marital Satisfaction of Couples Who Have Thalasemia in Sidoarjo District.”
Malisa Ariani and Paul Joae Brett Nito, Program Redaksimia (Remaja Sadar Thalasemia) Sebagai Upaya Pencegahan Thalasemia, 2, No. 1 (2023). 33
Agustia Gafar and A. Zarkasi, Fungsi Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Terhadap Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam Perspektif Peraturan Perundang-Undangan. 2023. 325
Febriansyah Febriansyah, “Childfree Controversy in the Perspective of Islamic Law and Human Rights,” El-Izdiwaj: Indonesian Journal of Civil and Islamic Family Law 4, no. 1 (2023): 122
Mutia Syafira et al., “Systematic Review: Pemodifikasi Genetik Β-Thalassemia,” Journal of Medicine and Health 6, no. 1 (2024): 91–102, https://doi.org/10.28932/jmh.v6i1.4788.
Nur Rofik Muhamad Ichrom et al., “Hukum Pernikahan Dalam Islam,” Jurnal Al-Wasith : Jurnal Studi Hukum Islam 9, no. 1 (2024): 33–37
Dewi Rosariah Ayu, “Skrining Thalassemia Pada Remaja Di Desa Tanjung Pering Kecamatan Indralaya Ogan Ilir,” Jurnal Pengabdian Sriwijaya 8, no. 2 (2020): 101
Revi Inayatillah, Status Keabsahan Wali Nikah Menurut Hukum Islam, 8 (2024).42
Andi Muhammad Akmal, Hukum Islam Dalam Perkawinan Di Indonesia: Telaah Sosial Budaya Dan Implikasinya, 24, no. 1 (2025).112
Fifit Hajrah et al., “Hubungan Pernikahan Dini dan Status Gizi dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Binanga Kabupaten Mamuju,” Mando Care Jurnal 4, no. 1 (2025): 97–106
Wisnu Wardana and Faisar Ananda, Hukum Pernikahan Dalam Perspektif Di Dunia Islam. 2024. 152
Pradana Zaky et al., Analisis Hubungan antara Pendidikan, Status Pernikahan, Usia Pernikahan dan Keterampilan Edukasi dengan Kesadaran Screening Thalasemia di Indonesia, 2025.
Achmad Hasan Alfarisi, Masa Iddah dalam Pernikahan : Perspektif Hukum Fikih dan KHI, 02, no. 02 (2025).
Nabil Hukama Zulhaiba Arjani et al., “Pernikahan dalam Islam Membina Keluarga yang Sakinah Mawaddah dan Rahmah,” Ikhlas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam 2, no. 1 (2024): 140–50
Yusuf Baihaqi. Tafsir Ayat dan Hadis Hukum Keluarga. (Lampung: RIL Press, 2024).
Halimah Halimah et al., “Pencegahan Talasemia Melalui Upaya Edukasi dan Skrining Talasemia Pada Remaja,” Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) 6, no. 3 (2024): 596–603,
Kartika Sri Rohana, “Pernikahan Dini Perspektif Hukum Islam,” Jurnal Darussalam: Pemikiran Hukum Tata Negara dan Perbandingan Mazhab 3, No. 2 (2023). 251
Ameytia Rizka Aulia et al., “Analisis Hukum Pernikahan Turun Ranjang dalam Perspektif Hukum Islam,” Desentralisasi : Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, dan Pemerintahan 2, no. 4 (2025): 59–69