PERAN DINAS PARIWISATA KABUPATEN PESISIR BARAT DALAM PENGELOLAAN FESTIVAL KRUI PRO DITINJAU DARI PERSPEKTIF ETIKA POLITIK ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.56015/gjikplp.v13i8.1160Keywords:
Tourism Office, Krui Pro Festival, Islamic Political Ethics, Tourism GovernanceAbstract
Pesisir Barat dalam pengelolaan Festival Krui Pro serta mengkaji implementasi prinsip-prinsip Etika Politik Islam dalam tata kelola festival. Festival Krui Pro sebagai event sport tourism bertaraf internasional memiliki posisi strategis dalam pengembangan pariwisata daerah, promosi destinasi, penguatan aktivitas ekonomi lokal, serta pengenalan budaya daerah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan unsur Dinas Pariwisata, panitia penyelenggara, pemerintah kecamatan, pelaku UMKM, masyarakat, tokoh agama, dan tokoh budaya. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, metode, teori, dan penguatan temuan melalui penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat berperan strategis dalam koordinasi, fasilitasi, promosi, dan evaluasi penyelenggaraan Festival Krui Pro melalui tata kelola kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Dalam perspektif Etika Politik Islam, prinsip amanah tercermin melalui pelaksanaan tanggung jawab kelembagaan, pembagian tugas berdasarkan kompetensi, serta koordinasi dan evaluasi kegiatan. Prinsip keadilan ('adl) terlihat melalui keterlibatan masyarakat, pelaku UMKM, relawan, serta unsur seni dan budaya dalam penyelenggaraan festival, meskipun distribusi manfaat dan tingkat partisipasi masih menunjukkan variasi antar kelompok masyarakat. Sementara itu, prinsip maslahah tercermin dalam kontribusi festival terhadap peningkatan aktivitas ekonomi, promosi daerah, penguatan identitas budaya lokal, serta pengembangan sektor pariwisata. Di sisi lain, penelitian juga menemukan adanya tantangan terkait pemerataan manfaat, keberlanjutan dampak pasca kegiatan, serta dinamika sosial, budaya, dan lingkungan. Secara umum, pengelolaan Festival Krui Pro telah menunjukkan keselarasan dengan prinsip-prinsip Etika Politik Islam, meskipun masih memerlukan penguatan pada aspek pemerataan manfaat, keberlanjutan kebijakan, dan pelestarian nilai-nilai sosial budaya masyarakat lokal.
References
, U.-U. N. 10 T. (2014). Undang-Undang No. 10 Tahun 2009.
, P. N. 3 T. (2017). Bupati pesisir barat provinsi lampung. 1–12.
Administrator. (2023). Tafsir Al-Mishbah Melangkah ke Era Digital: Mendalami Makna Ayat Al-Qur’an Melalui Aplikasi. In Lenterahati.Com.
Afriza, S. (2018). Pembangunan dan Pengembangan Pariwisata. In Bandung. PT. Refika Aditama.
Amrina, D. H., Septiana, R., Alawiyah, T., & Zainal, R. (2021). KELESTARIAN LINGKUNGAN ( Studi Empiris : Pantai Embe Merak Belantung Kalianda Lampung Selatan ). 1(2).
Badj, B. (2024). LUMEN VERITATIS. 15(2), 193–211. https://doi.org/10.30822/lumenveritatis.v15i2.3291
Bangsawan, M. (2026). Wawancara Tokoh Adat dan Budaya. Pesisir Barat, 04 Juni 2026.
Bock, I. A., & Rodrigues, C. (2021). EXAMINING THE CONCEPT OF GOVERNANCE IN TOURISM RESEARCH. 27(3), 629–668.
Daulah. (2025). Archives | Al Daulah : Jurnal Hukum Pidana dan Ketatanegaraan. https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/al_daulah/issue/archive
Deliarnov. (2006). Ekonomi Politik - Google Books. In Penerbit Erlangga (p. 79).
Dkk, K. K. (2024). DAMPAK PENGEMBANGAN PARIWISATA TERHADAP. 23(2), 63–76. https://doi.org/10.52352/jpar.v23i2.1527
Dkk, S. achrul M. (2023). Jurnal Noken : Ilmu-Ilmu Sosial. 9(1), 191–205.
Fadholi, F. M. (2026). Wawancara Ketua Panitia Krui Pro. Pesisir Barat, 26 April 2026.
Firqal, A. M. (2026). Wawancara bidang Ekonomi Kreatif. Pesisir Barat, 7 April 2026.
Herawati, M. (2025). Dinamika politik lokal dalam pengembangan ekonomi pariwisata: studi kasus kawasan wisata ubud. 8(7).
Kesuma, Q. (2026). Wawancara UMKM. Pesisir Barat, 26 April 2026.
Kholili, M. I., Hisyam, M. A., Hukum, P., Syariah, B., & Madura, U. T. (2024). Strategi pengembangan sektor wisata ramah muslim. 15(1), 18–26.
Listori. (2026). Wawancara Camat Pesisir Selatan. Pesisir Barat, 26 April 2026.
Mahmud. (2026). Wawancara Tokoh Agama,Pesisir Barat, 04 Juni 2026.
Mardiansyah. (2026). Wawancara Sekretaris Dinas Pariwisata. Pesisir Barat, 8 April 2026.
Martono, N. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder. PT Raja Grafindo Persada.
Medan. (2021). No Title. 1, 150–172.
Metode Penelitian Kualitatif - Afrizal - Rajagrafindo Persada (p. 72). (2017). https://www.rajagrafindo.co.id/produk/metode-penelitian-kualitatif-afrizal/
Nova, E. (2023). Pengaruh Krui Pro Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Tanjung Setia Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi pada …. 18.
Nuraini, D., Sudrajat, A., Hanindraputri, E. K., & Syaifullah, K. (2025). Perubahan Makna Ruang Publik di Kawasan Wisata Kota Lama Surabaya. 7(2), 368–374.
Nurhayatun, T. (2024). Analisis Teori Pariwisata Penjelajahan Diri dan Transformasi terhadap.
PEMKAB Pesisir Barat. (2023). Krui Pro 2023 - Kabupaten Pesisir Barat. In Pesisirbaratkab.go.id. https://pesisirbaratkab.go.id/kruipro
Prof. Dr. A. Muri Yusuf, M.Pd. (pp. 391–392). (2017).
Rahmawati, Y. (2026). Wawancara Ketua Bidang Destinasi. Pesisir Barat 8 April 2026.
Rizqian, D. R. (2025). Jurnal Sosial Politik dan Hukum Jurnal Sosial Politik dan Hukum. 2, 20–29.
Rosy Febriani Daud1, E. A. N. (2022). Strategi Komunikasi Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Kearifan. 3(2). https://doi.org/10.24853/independen.x.x.xx-xx
Siswanto. (2026). Wawancara Masyarakat. Pesisir Barat, 26 April 2026.
Solosumantro, H. (2025). Relevansi Etika Politik Peter Ludwig Berger bagi Pembangunan Pariwisata Premium di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Icj, 2(1), 35–41.
Zarotis, G. F., & Zarotis, G. F. (2021). Event Management and Marketing in Tourism. 2576, 75–81. https://doi.org/10.36348/gajhss.2021.v03i02.001
Sellang K. Administrasi Dan Pelayanan Publik Antara Teori dan Aplikasinya. Akmen. 2016;(February):1-229.
Sellang, Kamaruddin, Jamaluddin, Mustanir A. Strategi Dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.; 2019.
Widiyatun, 2009. Ilmu Perilaku, Jakarta: Info Medika