PERAN LOCAL STRONGMAN DALAM RESOLUSI KONFLIK NELAYAN TERBOYO WETAN TERDAMPAK PEMBEBASAN LAHAN
DOI:
https://doi.org/10.56015/gjikplp.v13i6.1169Keywords:
local strongman, resolusi konflik, pembebasan lahan, nelayan, relasi kuasaAbstract
Konflik pembebasan lahan dalam Proyek Strategis Nasional sering menempatkan masyarakat terdampak pada posisi yang lemah dalam proses pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran local strongman dalam resolusi konflik pembebasan lahan yang dialami nelayan Terboyo Wetan akibat pembangunan Tol Semarang-Demak. Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa local strongman berperan sebagai mediator melalui dua jejaring yang saling melengkapi, yakni Ketua Kelompok Usaha Bersama nelayan membangun jejaring vertikal-institusional dengan pemerintah dan aktor proyek, sedangkan tengkulak setempat mengelola jejaring horizontal-ekonomi berbasis patron-klien. Melalui mekanisme kontrol sosial yang berbeda, keduanya memperkuat posisi tawar nelayan sehingga diakui sebagai pihak yang harus dilibatkan dalam negosiasi. Resolusi konflik yang dicapai bersifat bertahap dan asimetris berupa kompensasi finansial telah direalisasikan meski di bawah tuntutan awal, sementara pemulihan akses spasial masih dalam tahap perencanaan. Resolusi tersebut turut memproduksi relasi sosial baru, ditandai kesediaan nelayan menjaga keamanan area proyek secara sukarela. Temuan ini menegaskan bahwa local strongman berkontribusi penting dalam memperjuangkan pengakuan dan kompensasi, namun efektivitasnya tetap dibatasi oleh ketimpangan relasi kekuasaan.
References
Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif (P. Rapanna, Ed.; 1st ed.). Syakir Media Press.
Ahdiat, A. (2024). Konflik Agraria Terbesar 2023 Terkait Proyek Infrastruktur. Databoks. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2024/01/18/konflik-agraria-terbesar-2023-terkait-proyek-infrastruktur
Amriwan, A. (2021). Dinamika dan Hambatan dalam Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Di Plabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi. SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial Dan Budaya, 23(2), 244–263.
Anggraini, D., Fajdri, M., & Islami, S. (2023). Model Resolusi Konflik Pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru Trase 4,2-36 Km. Jurnal Niara, 16(2), 211–221.
Aprilia, R., Saputri, R. A., & Febriani, L. (2021). Strategi Orang Kuat Lokal dalam Pemilu Legislatif Tahun 2019 (Studi pada Pemenangan Calon Legislatif Daerah Pemilihan 4 Kabupaten Bangka). Jurnal Studi Inovasi, 1(3), 1–8. https://doi.org/10.52000/jsi.v1i3.37
Arifianto, I. (2024). Video Proyek Tol dan Tanggul Laut Semarang-Demak: Lucuti Nelayan dari Laut, Gilas Petani Kerang. TribunJateng.Com. https://jateng.tribunnews.com/2024/02/27/video-proyek-tol-dan-tanggul-laut-semarang-demak-lucuti-nelayan-dari-laut-gilas-petani-kerang?page=3
Azzaki, A. H. (2025). DUAL KLAIM LAHAN SEBAGAI SUMBER KONFLIK PROYEK STRATEGIS NASIONAL DI NAGARI AIR BANGIS: ANALISIS KONFLIK AGRARIA. Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja, 51(2), 204–214. https://doi.org/10.33701/jipwp.v51i2.5839
Barisan, & Sofian, B. (2019). RESOLUSI KONFLIK MASYARAKAT PINGGIRAN (Studi Kasus: Kepemilikan Tanah Leluhur Di Desa Leppangeng Kecamatan Pitu Riase Kabupaten Sindenreng Rappang). Jurnal Wedana, V(2).
Batubara, B., Warsilah, H., Wagner, I., & Salam, S. (2020). Maleh dadi Segoro: Krisis Sosial-Ekologis Kawasan Pesisir Semarang-Demak (Vol. 1). Lintas Nalar, CV.
Daffa, D. R., & Arthuro, D. (2023). Dinamika Konflik Dan Adaptasi Pedagang Keliling Dalam Masyarakat Modern: Perspektif Sosiologi Konflik Dahrendorf. Jurnal Insan Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 1(4), 205–216. https://doi.org/10.59581/jipsoshum-widyakarya.v1i4.1708
Hassan, H., & Abdurrahman, W. (2019). Manajemen Konflik Dalam Pengadaan Tanah Bagi Pembagunan Jalan Tol Batang - Semarang. Journal of Politic and Goverment Studies, 8(1).
Jatengprov.go.id. (2025). Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1 Senilai Rp10,9 Triliun Rampung 2027, Sekaligus Kendalikan Rob dan Banjir. Portal Informasi Warga Jateng. https://jatengprov.go.id/publik/proyek-tol-semarang-demak-seksi-1-senilai-rp109-triliun-rampung-2027-sekaligus-kendalikan-rob-dan-banjir/
LBH Semarang. (2026). Peringatan Hari Nelayan 2026: Selamatkan Laut Jawa Tengah dan Berikan Perlindungan terhadap Nelayan. Lembaga Bantuan Hukum Semarang. https://lbhsemarang.id/peringatan-hari-nelayan-2026-selamatkan-laut-jawa-tengah-dan-berikan-perlindungan-terhadap-nelayan/
Maulana, H., Fitriyanti, H., Nisa, N. K., Mahadina, I. J., & Khasifa, K. H. (2026). Kearifan Lokal, Adat, Dan Politik: Relasi Pemerintah Desa Dengan Kasepuhan Guradog. Sociale : Journal of Social and Political Sciences, 2(1), 41–57. https://doi.org/10.69836/sociale.v2i1.576
Nasution, E. S. (2024). Metodologi Penelitian Model Praktis Penelitian Kualitatif. PT. Literasi Nusantara Abadi Grup.
Nendissa, E. J. (2022). Teori Konflik Sosiologi Modern terhadap Pembentukan Identitas Manusia. Jurnal Pendidikan Sosiologi, 4(3), 69–76.
Nugroho, S. F. (2024). Manusia dan Relasi Kuasa dalam Pandangan Michel Foucault. In Siswandi Gede Agus (Ed.), FILSAFAT MANUSIA MEMAHAMI MANUSIA SEBAGAI HOMO COMPLEXUS (1st ed., Vol. 1, pp. 188–199). PT Mafy Media Literasi Indonesia.
Nulhaqim, S. A., Fedryansyah, M., & Hidayat, E. N. (2019). Resolusi Konflik Agraria Berbasis Komunitas Kecamatan Sukasari Kebupaten Sumedang. Kolaborasi Resolusi Konflik, 1(2), 70–78.
Nurcholis, A. (2016). Orang Kuat Lokal dalam Dinamika Politik Lokal Studi Kasus: Kekuasaan Politik Fuad Amin di Bangkalan. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Prastiwi, A. D., Harahap, I., & Madhani, V. (2022). Konflik Dalam Masyarakat Global. Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(2), 80–88.
Rafillah, R. A. (2025). Wacana Kuasa Ala Foucault Atas Peran Negara dan Institusi Dalam Melanggengkan Ketimpangan Kuasa Pada Anak Perempuan Korban Kekerasan Seksual Di Pontang, Serang. JURNAL ILMIAH NUSANTARA, 2(5), 01–22. https://doi.org/10.61722/jinu.v2i5.5177
Rahma, N., Ibrahim, & Ranto. (2023). Fenomena Local Bossism Dalam Distribusi Bahan Bakar Minyak Solar di Pelabuhan Perikanan Nusantara Sungailiat. BULLET: Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(6), 1284–1290.
Ramadani, F. E., & Harianto, S. (2022). Konflik Sosial Perebutan Lahan Perkebunan. Paradigma, 11(1), 1–34. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/paradigma/article/view/51013
Riswana, D. S. (2025). Implementasi Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 5 Tahun 2021 dalam Penanggulangan Banjir dan ROB DI Kota Semarang. In Eskripsi.Usm.Ac.Id. Universitas Semarang.
Rizari, Sudarmono, & Hari. (2020). Artikulasi Kekuasaan Dalam Masyarakat Nelayan: Studi Kasus Klientelisme di Pesisir Kota Makassar. TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan, 12(1 SE-Articles), 1–16.
Rozak, A., Kartini, D. S., & Djuyandi, Y. (2019). Peran Local Strongman Dalam Gerakan Penolakan Tambang dan Kontestasi Pemilukada di Mandailing Natal 2010-2015. Jurnal Review Politik, 9(1).
Sapitri, R. (2021). Faktor-faktor Penyebab Konflik Pembangunan Jalan Tol Padang Pekanbaru Ruas Padang-Sicincin. Jurnal Demokrasi Dan Politik Lokal, 3(2).
Seran, A. G., Jacob, A. R. P., & Sabaat, Y. Y. (2025). Peran Local Strongman dalam Penyelesaian Konflik Tanah pada Industri Tambak Garam di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka. Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik Dan Hukum Indonesia, 2(2), 17–24. https://doi.org/10.62383/amandemen.v2i1.850
Siddiq, M. I. (2016). Dampak Pembangunan Jalan Tol Gempol-Pandaan Terhadap Masyarakat Petani Yang Lahannya Dibebaskan Di Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan. Swara Bhumi, 1(2).
Tim Riset KPA. (2025). Catatan Akhir Tahun 2025 Konsorsium Pembaruan Agraria TANCAP GAS DI JALUR YANG SALAH; Paradoks Kebijakan Agraria Prabowo Gibran 2025: Menolak Koreksi Mereproduksi Krisis. Konsorsium Pembaruan Agraria. https://www.kpa.or.id/publikasi/tancap-gas-di-jalur-yang-salah/
Vellanda, O., Ibrahim, I., & Sujadmi, S. (2021). Nelayan dan Bos Lokal (Analisis Mata Rantai Ketimpangan Kekuasaan pada Masyarakat Nelayan di Sungailiat). Jurnal Sosial Dan Sains, 1(4), 298–308. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v1i4.67
Wirawan, E. (2017). Konflik Pembebasan Tanah Pembangunan Jalan Tol Jombang-Mojokerto Studi Desa Watudakon Kabupaten Jombang. Jurnal Politik Muda, 6(1), 73–78.