FENOMENA ANAK JALANAN SUATU KAJIAN TERHADAP PERAN DINAS SOSIAL KOTA SERANG

Authors

  • Ani Mulyati Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Ria Yuni Lestari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Dinar Sugiana Fitrayadi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.56015/gjikplp.v13i9.1297

Keywords:

anak jalanan, Dinas Sosial, pembinaan, kesejahteraan sosial, Kota Serang

Abstract

Fenomena anak jalanan merupakan salah satu permasalahan sosial yang masih dihadapi oleh berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kota Serang. Keberadaan anak jalanan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kemiskinan, putus sekolah, kondisi keluarga, serta dorongan orang tua yang menyebabkan anak turun ke jalan untuk mencari penghasilan. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah melalui pelaksanaan program pembinaan yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kota Serang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Sosial Kota Serang dalam pembinaan anak jalanan, mengidentifikasi program pembinaan yang dilaksanakan, serta mengkaji hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan program tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Sosial Kota Serang telah menjalankan perannya melalui kegiatan penjangkauan, pendataan, asesmen, penindakan, rehabilitasi sosial, serta pembinaan lanjutan bagi anak jalanan. Program pembinaan meliputi pemberian bimbingan sosial, bantuan sosial, pendidikan, serta pelatihan keterampilan, seperti Sekolah Rakyat, pelatihan perbengkelan, dan tata boga. Meskipun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi berbagai hambatan, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya kesadaran orang tua, serta faktor ekonomi yang menyebabkan sebagian anak kembali ke jalanan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi antarlembaga, serta kolaborasi dengan dunia usaha agar program pembinaan dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan tepat sasaran.

References

Nasrullah, Adon J (Mei 2015) Sosiologi Perkotaan Memahami Masyarakat Kota Dan problematikanya. Cet.1. Cv Pustaka Setia. Bandung

Pujileksono, S., & Mira, Wuryantari. (2017). Implementasi Teori, Teknik, dan Prinsip Pekerjaan Sosial. Malang: Intrans Publishing

Suyanto, B. (2019). Sosiologi Anak. Jakarta : Prenadamedia Group

Sugiyono. 2022 Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D Alfabeta:Bandung

Sugiyono, (2021) Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif R&D Alfabeta Bandung

Moleong 2022. Metode Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdikarya: Bandung

Anwar, Yesmil dan Adang. (2017) Sosiologi Untuk Universitas. PT Refika Aditama. Bandung

Djaman Satori Dan Aan Komariah (2020) Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta: Bandung

Haeruddin (2023) Pengantar Sosiologi Pekerjaaan Sosial, Yogyakarta: Deepublish

Ibrahim, (2018). Metode Penelitian Kualitatif Panduan Penelitian Beserta Contoh Proposal Kualitatif. Alfabeta. Bandung

Novalina, D. (2018). Peranan Dinas Sosial Dalam Pembinaan Anak Jalanan Di Kabupaten Langkat (Doctoral dissertation, Universitas Medan Area).

Pratama, M. Y. (2022). " Peranan Dinas Sosial Dala Pembinaan Anak Jalanan Di Kota Kisaran Kabupaten Asahan

Wahyudi, A., Usman, D., & Mone, A. (2021). Peran Dinas Sosial dalam pembinaan anak jalanan di Kota Makassar. Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (KIMAP), 2(4), 1287-1299.

Putri, Andi Aysha Zalika Ardita. (2022) Permasalahan Anak Jalanan di Surabaya (Studi Eksploratif ksploitasi Anak Jalanan di Surabaya). Antroposen: Journal of Social Studies and Humaniora. Vol. 1, No. 1, 28-37

Rachman, D. T. (2023, November). Peran Dinas Sosial Dalam Penanggulangan Anak Jalanan Di Kota Surabaya. In Prosiding Seminar Nasional Ilmu Ilmu Sosial (SNIIS) (Vol. 2, pp. 662-672).

Suci, Debi Trila (2017). Konsep Diri Anak Jalanan. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 2(2), 14-19

Suharto, Rahcmad budi. 2016. Karakteristik sosial ekonomi anak jalanan kota samarinda. Forum ekonomi. Vol. 18 no.1

Suryadi., Anisul Fuad., & Syaefull Badar. (2020). Fenomena Anak Jalanan Dikota Cirebon.Equalita. Vol.2 Issue 1.

Wijayanto, H. D. (2019). Peran Dinas Sosial Dalam Pemberdayaan Anak Jalanan di Kabupaten Magetan (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Ponorogo). http://eprints.umpo.ac.id/5520/ (diakses, 09 mei 2025)

Nainggolan, A., & Rahmayanti, R. (2025). Implementasi Undang-Undang Perlindungan Anak dalam Penanganan Eksploitasi terhadap Anak Jalanan. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 4(2), 709-725.

Lili Ling, L. L. (2023). Peran Dinas Sosial Dalam Pembinaan Anak Jalanan Di Kota Makassar. The Role Of The Social Service In The Development Of Street Children In Makassar City (Doctoral Dissertation, Universitas Hasanuddin).

Aruan, R. V., & Halawa, R. F. (2019). Peranan Dinas Sosial Dalam Memberikan Pembinaan Terhadap Anak Jalanan Di Kota Medan. Jurnal Darma Agung, 27(3), 1173-1178.

Dirli, Alfinda A, Ujang Jamaludin, dan Dinar Sugiyana F. (2025). Analisis peran dinas sosial dalam penanganan anak jalanan di kota serang. Sakola-journal of sains cooperative learning and law. Vol. 2 no. 1

Kurnianto, L. (2021). Model Penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Di Kelurahan Kamal Kecamatan Kalideres Jakarta Barat (Doctoral Dissertation, Unusia

Serang, VIVA Banyuwangi (2025). Jangan Beri Uang di Jalan! Dinsos Serang Ajak Warga Dukung Penanganan Anak Jalanan Lewat Jalur Resmi Link Artikel : https://banyuwangi.viva.co.id/peristiwa/50334-jangan-beri-uang-di-jalan-dinsos-serang-ajak-warga-dukung-penanganan-anak-jalanan-lewat-jalur-resmi (diakses, 12 November 2025)

Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

Undang-undang dasar republik indonesia tahun 1945 https://www.mkri.id/public/content/infoumum/regulation/pdf/UUD45%20ASLI.pdf (diakses, 12 November 2025)

Peraturan walikota serang no 41 tahun 20217 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2010 Tentang Pencegahan, Pemberantasan Dan Penanggulangan Penyakit Masyarakat. Diambil kembali dari https://jdih.serangkota.go.id/ : https://jdih.serangkota.go.id/dokumen/peraturan-walikota-nomor-41-tahun-2017

Manadopost.id. (2025, april 21). jumlah anak terlantar di banten capai 181 ribu, kasus anak jalanan dan hukum juga perlu perhatian. Retrieved from:https://manadopost.jawapos.com:https://manadopost.jawapos.com/mpedia/285909518/jumlah-anak-terlantar-di-banten-capai-181-ribu-kasus-anak-jalanan-dan-hukum-juga-perlu-perhatian

KBBI. (2012-2025). PERAN. Retrieved from https://kbbi.web.id/: https://kbbi.web.id/peran

BPS. (2025, JULI 25). persentase-penduduk-miskin-maret-2025-turun menjadi-847-persen-. Retrieved from https://www.bps.go.id/id/ : https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2025/07/25/2518/persentase-penduduk-miskin-maret-2025-turun-menjadi-8-47-persen-.html

ANTARA, S. (2025, Agustus 5). berita/5016433/dinsos-serang-imbau warga-tidak-beri-uang-pada-anak-jalanan. Retrieved from https://www.antaranews.com/https://www.antaranews.com/berita/5016433/dinsos-serang-imbau-warga-tidak-beri-uang-pada-anak-jalanan

SERANG, Bantenintens. (2024, juni 16). waduh, ada 1.752 anak putus sekolah di kota serang. Diambil kembali dari https://bantenintens.co.id https://bantenintens.co.id/2024/07/16/waduh-ada-1-752-anak-putus-sekolah-di-kota-serang/

Hidayah, E. S. (2020). Implementasi kebijakan pembinaan anak jalanan, gelandangan, pengemis dan pengamen di kota makassar provinsi sulawesi selatan. Jurnal Kebijakan Pemerintahan, 84-97.

Iroth, P. I. D., Waworundeng, W., & Monintja, D. K. (2021). Pembinaan Camat Kepada Aparatur Pemerintah Desa di Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan. Governance, 1(2).

Rahman, F., Dharma, A. S., & Baihaqi, A. (2024). Peran Dinas Sosial

Dalam Pemberdayaan. Jurnal Pelayanan Publik, 1-10.

Downloads

Published

2026-09-25