REPRESENTASI EMOSI DALAM ANIME ONE PIECE MELALUI KOMUNIKASI VISUAL

Authors

  • Odi Wimadri Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Fera Indahsari Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Sepriadi Saputra Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.56015/gjikplp.v11i4.429

Keywords:

One Piece, Komunikasi Visual, Emosi

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana anime One Piece memanfaatkan elemen visual untuk menyampaikan emosi kepada penonton melalui pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Fokus penelitian terletak pada delapan emosi utama yang muncul dalam anime, yaitu amarah, kesedihan, kebahagiaan, ketakutan, cinta, terkejut, jengkel, dan rasa malu. Analisis dilakukan dengan mengamati adegan-adegan yang merepresentasikan emosi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen visual seperti warna, ekspresi wajah, gerakan tubuh, simbol, dan pencahayaan berperan penting dalam menyampaikan emosi karakter. Sebagai contoh, amarah divisualisasikan dengan dominasi warna merah dan tindakan impulsif, sedangkan kesedihan digambarkan melalui warna gelap dan adegan bernuansa reflektif. Kebahagiaan muncul dengan penggunaan warna cerah dan momen simbolis, sementara ketakutan disampaikan melalui pencahayaan gelap dan suasana yang mencekam. Emosi lain, seperti cinta, kejutan, jengkel, dan rasa malu, juga divisualisasikan dengan detail yang mendalam, memperkaya karakterisasi. Secara keseluruhan, One Piece tidak hanya menjadi tontonan yang menghibur, tetapi juga media komunikasi visual yang efektif dalam menyampaikan emosi, membangun hubungan emosional yang kuat antara penonton dan karakter.

Downloads

Published

2025-05-08

Issue

Section

Articles