ANALISIS DINAMIKA KETERWAKILAN PEREMPUAN DALAM PARTAI GOLKAR : STUDI KASUS PERAN DAN STRATEGI ORGANISASI SAYAP KPPG

Authors

  • Rahma Syakira Ayu Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta
  • Ananda Dewi Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta
  • Nayla Febrina Putri Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta
  • Aniqotul Ummah Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.56015/gjikplp.v12i1.473

Keywords:

Golkar, Keterwakilan, KPPG, Perempuan

Abstract

ABSTRAK
Penelitian ini menganalisis dinamika keterwakilan perempuan dalam Partai Golkar, dengan fokus pada peran dan strategi organisasi sayap Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG). Meski telah ada kebijakan afirmatif berupa kuota 30% bagi perempuan dalam pencalonan legislatif, implementasinya dalam struktur internal partai belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi literatur dengan teori representasi politik Hanna Pitkin dan teori politik kehadiran Anne Phillips. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa KPPG memainkan peran penting dalam kaderisasi, pendidikan politik, advokasi internal, dan pembentukan jaringan strategis untuk memperkuat posisi perempuan dalam Partai Golkar. Strategi-strategi KPPG seperti pelatihan kepemimpinan, mentoring, serta advokasi kuota gender telah menghasilkan peningkatan jumlah anggota legislatif perempuan dari partai ini. Namun, tantangan signifikan masih dihadapi, antara lain budaya patriarki, dominasi elite laki-laki, keterbatasan akses sumber daya politik dan finansial, serta resistensi terhadap perubahan internal. Studi ini menekankan bahwa keterwakilan perempuan tidak hanya soal kuantitas, tetapi juga kualitas dan posisi strategis dalam pengambilan keputusan politik. Oleh karena itu, KPPG perlu terus memperkuat basis kelembagaan dan memperluas strategi advokasinya agar dapat mewujudkan representasi perempuan yang substantif dalam tubuh Partai Golkar.

Kata Kunci: Golkar, Keterwakilan, KPPG, Perempuan

ABSTRACT

This study analyzes the dynamics of women's representation in the Golkar Party, focusing on the role and strategy of the Golkar Party Women's Unity (KPPG) wing organization. Although there has been an affirmative policy in the form of a 30% quota for women in legislative nominations, its implementation in the party's internal structure has not been fully optimal. This study uses a qualitative descriptive approach based on literature studies with Hanna Pitkin's theory of political representation and Anne Phillips' theory of political presence. The results of this study indicate that KPPG plays an important role in cadre formation, political education, internal advocacy, and the formation of strategic networks to strengthen women's positions in the Golkar Party. KPPG's strategies such as leadership training, mentoring, and gender quota advocacy have resulted in an increase in the number of female legislators from this party. However, significant challenges are still faced, including patriarchal culture, male elite dominance, limited access to political and financial resources, and resistance to internal change. This study emphasizes that women's representation is not only about quantity, but also quality and strategic position in political decision-making. Therefore, KPPG needs to continue to strengthen its institutional base and expand its advocacy strategy in order to realize substantive women's representation in the Golkar Party.

Keywords: Golkar, Representation, KPPG, Women

References

Adrianty, A. A. (n.d.). Perempuan Dan Parlemen Studi tentang Meningkatnya Perolehan Kursi DPR RI Perempuan Partai Golkar pada Pemilu 2019. (Bachelor’s thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta).

AlRafni, A. (2013). KESETARAAN GENDER DALAM POLITIK. Kafaah: Journal of Gender Studies, 3(2), 145–171.

Annur, M. F., & Hermansyah, H. (2020). Analisis kesulitan mahasiswa pendidikan matematika dalam pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19. Paedagoria: Jurnal Kajian, Penelitian Dan Pengembangan Kependidikan, 11(2), 195–201.

Asrida, W., Wazni, & Dewi, C. P. (2009). Gerakan politik perempuan Partai Golkar Kota Pekanbaru periode 2004–2009 dalam memperjuangkan kepentingan perempuan. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 11(17).

Ayunda, L., & Mahardika, A. (2022). Strategi manajemen organisasi dalam upaya meningkatkan keaktifan kader perempuan di DPD Golkar Tebing Tinggi. Jurnal Administrasi Publik Dan Kebijakan (JAPK), 2(1).

Azkia, D. A. N. (2020). Penguatan Kapasitas Politik Representasi Perempuan Melalui Organisasi Perempuan Sayap Partai Politik: Kajian atas PUAN (PAN), Garnita Malahayati (NasDem), dan KPPG (Golkar). Universitas Gadjah Mada.

Farhah, I. A. (2018). Partai politik dan keterwakilan perempuan: Analisis problematika partai politik dalam memenuhi keterwakilan perempuan di DPRD Kabupaten Lebak periode 2014-2019. Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Fathoni, Y. N., Ahmad, A. D., & Sipayung, J. B. (2024). Penurunan Persentase Keterwakilan Perempuan Pada Partai Politik Dan Konsekuensi Dari KPU Melalui Perbandingan Pemilu Calon Tetap DPR Tahun 2019 Dan 2024. Jurnal Politikom Indonesiana, 9(1), 84–101.

FIRDAUS, A. C. (n.d.). PARTISIPASI PEREMPUAN PARTAI GOLONGAN KARYA DEWAN PIMPINAN DAERAH KOTA TANGERANG SELATAN PERSPEKTIF FIKIH SIYASAH. (Bachelor’s thesis, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).

Fitriana, N. N. (2019). Menakar Representasi Dalam Konflik di Pulau Pari Kepulauan Seribu Jakarta. International Journal of Demos, 1(3), 366–381.

Habsy, B. A. (2017). Seni memehami penelitian kuliatatif dalam bimbingan dan konseling: studi literatur. Jurnal Konseling Andi Matappa, 1(2), 90–100.

Hardjaloka, L. (2016). Potret Keterwakilan Perempuan dalam Wajah Politik Indonesia Perspektif Regulasi dan Implementasi. Jurnal Konstitusi, 9(2), 403–430.

Jovani, A. (2024). Perempuan di Parlemen Lokal: Pengalaman dari Nusa Tenggara Timur.

Lestari, N. I. (2019). Partai Politik Dan Perempuan (Studi atas Kegagalan Partai Gerindra Menghadirkan Keterwakilan Perempuan di DPRD Kabupaten Tangerang pada Pemilu 2019) . (Bachelor’s thesis, Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta).

Lutfiyah, J. (n.d.). Perempuan Dan Politik Upaya Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Dalam Peningkatkan Keterpilihan Perempuan Partai Golkar Di DPR RI Pada Pemilu Legislatif 2019. (Bachelor’s thesis, Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta).

Masyuri, R. A., & Febriyanti, D. (2025). Strategi Kemenangan Partai Golkar dalam Meningkatkan Representasi Perempuan pada Pemilihan DPRD Tingkat 1 Kota Palembang. TheJournalish: Social and Government, 6(1), 99–110.

Mutmainnah, M. (2017). Keterpilihan Calon Legislatif Perempuan Partai Golkar pada Pemilihan Umum Legislatif Tahun 2014 di Kabupaten Sidrap. The Politics: Jurnal Magister Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, 3(2), 94–107.

Muzaeni, A. (n.d.). POLITIK PEREMPUAN DI TINGKAT LOKAL.

Naibaho, Y. M. (2024). Strategi Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Sumatera Utara Mengantarkan Kader-Kader Perempuan Partai Golkar Menuju Pemilihan Umum 2024. (Doctoral dissertation, Universitas Sumatera Utara).

Oktavira, S., & Magriasti, L. (2023). The role of Golkar Party Women Units (KPPG) in the political recruitment of women legislative candidates. SOSIOEDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 12(1), 1–8.

Legislative Candidates. SOSIOEDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 12(1).

PERJUANGAN, K. M. P. P. P., & PURNAMA, S. V. (n.d.). STRATEGI PEMENANGAN CALON LEGISLATIF PEREMPUAN (STUDI CALON LEGISLATIF PEREMPUAN DALAM PEMILU 2014).

Phillips, A. (1995). The politics of presence. Clarendon Press.

Randi, S. (2024). Strategi Partai Golkar Dalam Pemenangan Pileg Dprk Kota Banda Aceh Tahun 2024. (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Ar-raniry).

Safithri, R. (2024). Relasi Gender di Parlemen. Deepublish.

Saputri, T. (2024). Glass Ceiling: Perempuan dan Puncak Kekuasaan pada DPD Partai Golongan Karya Provinsi Sumatera Selatan. ASIA-PACIFIC JOURNAL OF PUBLIC POLICY, 157–170.

Sobari, I., Nasution, R. D., & Khoirrurosyidin. (2020). Kaderisasi Perempuan dalam Partai Politik untuk meningkatkan Partisipasi Perempuan di Kabupaten Ponorogo. FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial Dan Politik, 3(2).

Suryani, S., & Azmy, A. S. (2020). Partisipasi politik buruh perempuan: analisis terhadap keterlibatan buruh perempuan dalam serikat pekerja kimia, energi dan pertambangan-serikat pekerja seluruh Indonesia/SP KEP-SPSI. Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender Dan Anak, 15(1), 19–40.

Tias, R. N., Nisrina, A. D., Destriputra, N., Al Putra, F. A., & Prakoso, S. G. (2023). Tantangan Kebijakan Affirmative Action Sebagai Upaya Penguatan Keterwakilan Perempuan di Legislatif [Challenges of Affirmative Action as An Effort to Strengthen Women’s Representation in The Legislature]. Jurnal Politica Dinamika Masalah Politik Dalam Negeri Dan Hubungan Internasional, 14(2), 169–189.

Wibisono, R. B. (2022). Pencapaian identitas politik perempuan di Indonesia. Jurnal Mengkaji Indonesia, 1(1), 67–80.

Downloads

Published

2025-07-09