KONTRIBUSI PEMBANGUNAN MASJID RAYA AL-JABBAR BANDUNG DALAM MENINGKATKAN EKONOMI DAN SOSIAL MASYARAKAT SEKITAR

Authors

  • Sri Damayanti UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Nandang Junaedi UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Rafi Defransyah UIN sunan gunung Djati
  • Wahyu Chandra UIN Sunan Gunung Djati Bandung

DOI:

https://doi.org/10.56015/gjikplp.v12i1.497

Keywords:

Masjid Raya Al-Jabbar, pembangunan, dampak sosial, dampak ekonomi, wisata religi, kohesi sosial, transformasi masyarakat.

Abstract

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar di Gedebage, Kota Bandung, tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memberikan dampak signifikan dalam aspek sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat sekitar. Masjid ini menjadi pusat kegiatan keagamaan dan ruang publik yang terbuka, meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan peluang usaha, serta memperkuat kohesi sosial. Fasilitas seperti taman tematik, museum, dan kawasan UMKM menjadikan masjid ini sebagai magnet wisata religi yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian lokal. Interaksi antara warga dan pengunjung dari berbagai daerah memperkaya wawasan sosial dan mendorong terciptanya lingkungan yang inklusif dan kolaboratif. Secara keseluruhan, Masjid Raya Al-Jabbar merupakan simbol pembangunan terpadu yang menggabungkan nilai spiritual dan kemajuan sosial ekonomi, mendorong masyarakat menuju fase transformasi yang lebih modern dan produktif.

References

Ali, M. (2012). Peran masjid dalam pemberdayaan ekonomi umat: Studi kasus pada Masjid Jogokariyan Yogyakarta. Jurnal Ekonomi Islam, 3(1), 45–65.

Bahari, R. S. (2023). NIAT WISATAWAN UNTUK BERKUNJUNG KE MASJID AL-JABBAR MENGGUNAKAN THEORY OF PLANNED BEHAVIOUR (TPB) RAYHAN SYAMSUL BAHARI. 1–8.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. SAGE Publications.

Jamaludin, Adon., Nasrullah. (2016). Sosiologi pembangunan. Bandung: Pustaka Setia.

Kudus, R., Irfan, I., Ulum, F., Maria, E., & Jamal, M. (2024). Optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan keagamaan. Tintamas: Jurnal Pengabdian Indonesia Emas, 1(3), 187–194.

Leonardo, Y. L., Linda, L., & Heince, R. (2017). Pengaruh pariwisata religi terhadap pendapatan masyarakat lokal: Studi kasus di Kota Kudus. Jurnal Kepariwisataan Indonesia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kepariwisataan Indonesia, 12(2), 120–135.

Mardi, M. (2024). Peran masjid dalam pengembangan sosial dan ekonomi masyarakat. Journal of Economic and Islamic Research, 3(1), 391–408.

Nurcahya, Y. (2025, Januari). Desain arsitektur Masjid Al-Jabbar dalam menunjang sejarah Islam dan terapan ilmu sosial humaniora. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(1), 32–44. https://indojurnal.com/index.php/jisoh/article/view/30

Putnam, R. D. (1995). Bowling Alone: America’s Declining Social Capital. Journal of Democracy, 6(1), 65-78.

Rasyid, A., Tsahbana, M., & Nurrahman, M. Y. (2023). Fungsi masjid sebagai tempat ibadah dan pusat ekonomi umat Islam. Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 1(4), 374–383.

Soetomo. (2006). Pemberdayaan masyarakat: Membangun masyarakat madani. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suryadi, A., & Hakim, L. (2021). Peran masjid dalam pembangunan sosial masyarakat urban. Jurnal Sosiologi Islam dan Masyarakat, 5(2), 150–162. https://doi.org/10.xxxx/jsim.v5i2.150

Suryanto, A. (2012). Modernisasi dan perubahan sosial. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Suryanto, A., & Saepulloh, A. (2018). Peran modal sosial dalam pengembangan ekonomi masyarakat berbasis masjid. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 21(3), 230–245.

Widiastuti, H. (2019). Wisata religi sebagai alternatif pariwisata berbasis budaya dan spiritual. Jurnal Pariwisata Nusantara, 3(1), 60–72.

Zakiyah, R., & Mulyana, A. (2020). Potensi masjid sebagai destinasi wisata religi: Studi pada masjid agung di Indonesia. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 14(2), 101–112.

Downloads

Published

2025-07-07