DIMENSI EKONOMI POLITIK DALAM KEBIJAKAN SUBSIDI DAN BANTUAN SOSIAL : MENIMBANG ANTARA KESEJAHTERAAN DAN KEPENTINGAN POLITIK
DOI:
https://doi.org/10.56015/gjikplp.v12i2.596Keywords:
Kata Kunci: Ekonomi politik, subsidi, bantuan sosial, kesejahteraan, kepentingan politik.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dimensi ekonomi politik dalam kebijakan subsidi dan bantuan sosial (bansos) di Indonesia dengan menimbang antara tujuan kesejahteraan masyarakat dan kepentingan politik. Subsidi dan bansos merupakan instrumen penting dalam kebijakan publik yang berfungsi mengurangi kemiskinan, menjaga stabilitas sosial, dan memperkuat daya beli masyarakat berpendapatan rendah. Namun, dalam praktiknya, kebijakan ini sering kali tidak terlepas dari kepentingan politik dan strategi populis pemerintah. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur, penelitian ini menjelaskan hubungan antara aspek ekonomi dan kekuasaan dalam perusahaan serta pelaksanaan kebijakan subsidi dan bansos. Hasil analisis menunjukkan bahwa subsidi dan bantuan sosial sering digunakan sebagai instrumen politik populis untuk memperoleh legitimasi dan dukungan pemilu, terutama menjelang pemilu. Meskipun kebijakan ini mampu meningkatkan kesejahteraan jangka pendek, ketergantungan terhadap bantuan dan distorsi fiskal jangka panjang menjadi tantangan utama. Selain itu, dinamika kekuasaan dan tata kelola yang lemah lemahnya efektivitas kebijakan, karena distribusi manfaat sering kali tidak tepat sasaran dan cenderung berpihak pada kelompok dominan. Oleh karena itu diperlukan tata kelola kebijakan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan berkelanjutan agar subsidi dan bansos dapat berfungsi optimal sebagai instrumen keadilan sosial, bukan sekadar alat politik.
Kata Kunci : Ekonomi politik, subsidi, bantuan sosial, kesejahteraan, kepentingan politik.