DEKONSTRUKSI EPISTEMOLOGIS TERHADAP METRIK JEJAK KARBON PENGELOLAAN SAMPAH DOMESTIK DI TPA TALUMELITO GORONTALO

Authors

  • Safira Putri H. Malik Universitas Negeri Gorontalo
  • Hasim Universitas Negeri Gorontalo
  • Mahludin H. Baruwadi Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.56015/gjikplp.v12i2.682

Keywords:

Epistemologi, Jejak Karbon, TPA Talumelito, Positivisme, Aksiologi

Abstract

ABSTRAK

Pengelolaan sampah domestik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talumelito Gorontalo, merupakan salah satu sektor krusial dalam mitigasi perubahan iklim di tingkat regional. Saat ini, diskursus pengelolaan sampah didominasi oleh pendekatan positivistik yang menitikberatkan pada kuantifikasi "jejak karbon" sebagai parameter keberhasilan lingkungan. Namun, kajian ini mengidentifikasi adanya persoalan mendasar terkait bagaimana pengetahuan tersebut dikonstruksi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis pandangan filsafat ilmu, khususnya epistemologi, terhadap metodologi perhitungan jejak karbon di TPA Talumelito. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui tinjauan literatur kritis dan analisis filosofis. Hasil analisis menunjukkan bahwa angka jejak karbon di TPA Talumelito bukanlah fakta alamiah yang absolut, melainkan sebuah konstruk epistemologis yang dipengaruhi oleh reduksionisme metodologis, subjektivitas penentuan batas sistem, serta nilai aksiologis yang tertanam dalam pemilihan teknologi. Studi ini menyimpulkan bahwa diperlukan pergeseran paradigma dari monisme teknokratis menuju pluralisme pengetahuan yang lebih inklusif. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya transparansi metodologis dan pengintegrasian aspek sosial dalam perhitungan dampak lingkungan guna mencapai keadilan lingkungan yang substantif di Gorontalo.

Kata Kunci: Epistemologi, Jejak Karbon, TPA Talumelito, Positivisme, Aksiologi.                                                                                                            

References

Adila, F. N., & Subekti, H. (2024). Implikasi Teori Konstruktivisme dalam Pembelajaran dan Konstruksi Pengetahuan Lingkungan: Systematic Literature Review. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 6(1), 1088-1098.

Bhandari, N. S. (2024). Philosophy of science and research paradigm for business research in the transformative age of automation, digitalization, and sustainability. Journal of Theoretical and Applied Information Technology, 11(2), 256-270.

Brander, M. (2022). Attributional and Consequential LCA: The philosophical distinction. Encyclopedia of Sustainability Science and Technology. Springer Nature.

Emerald Publishing. (2024). Impact pathways: The hidden challenges of Scope 3 emissions measurement and management. International Journal of Operations & Production Management, 44(13), 326-340.

Kholil, K., Musthofa, I., & Sari, D. P. (2025). Analisis Jejak Karbon dan Life Cycle Assessment (LCA) pada Sistem Pengelolaan Sampah Indonesia menggunakan Standar ISO 14040. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 15(1), 12-24.

MDPI. (2023). The effect of environmental management practices and knowledge in strengthening responsible behavior: The moderator role of environmental commitment. Sustainability, 15(2), 1398.

Schlosberg, D. (2021). Environmental justice, ecological justice and climate justice: Integrating theories for practice. Journal of Human Rights and the Environment, 12(1), 11-30.

Silva, M., & De Almeida, J. (2024). Bridging the gap between waste management policies and technology: The social impact of waste generation prediction tools. World Journal of Advanced Research and Reviews, 26(02), 2825-2838.

Utomo, H. S., Purnomo, A. B., & Wulandari, S. (2025). Optimizing Waste Management for Circular Economy and Low-Carbon Development: A Case Study of Indonesian Municipalities. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 15(5), 833-845.

Downloads

Published

2026-01-02