IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) BAGI BALITA DALAM PENANGANAN STUNTING DI DESA NGABAN, KECAMATAN TANGGULANGIN, KABUPATEN SIDOARJO
DOI:
https://doi.org/10.56015/gjikplp.v13i6.790Keywords:
Implementation, PMT, Stunting.Abstract
Stunting masih menjadi permasalahan gizi yang memerlukan intervensi berkelanjutan di tingkat desa, salah satunya melalui Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Program PMT dalam penanganan stunting di Desa Ngaban, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari ketua pelaksana PMT, bidan desa, dan kader posyandu. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Analisis implementasi program mengacu pada teori George C. Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program PMT di Desa Ngaban telah berjalan cukup baik dan rutin melalui kegiatan posyandu. Komunikasi antar pelaksana berlangsung efektif dan didukung oleh koordinasi berjenjang serta media digital. Sumber daya manusia dan sarana prasarana relatif memadai, meskipun masih terdapat kendala keterlambatan pencairan anggaran dan keterbatasan jumlah kader aktif. Pelaksana program menunjukkan komitmen dan motivasi yang tinggi, namun pelaksanaan program belum didukung oleh Standar Operasional Prosedur (SOP) tertulis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program PMT di Desa Ngaban telah berkontribusi dalam mendukung pencegahan stunting, namun masih memerlukan penguatan pada aspek administrasi dan kapasitas pelaksana agar lebih optimal dan berkelanjutan
References
Akib, H. (2010). Implementasi Kebijakan: Apa, Mengapa, dan Bagaimana. Jurnal Administrasi Publik, 1(1), 1–11.
Amanda, R., Fazira, Z., Putri, S., Lathifah, S., Riski, M., Nurkhalifa, N., Sempena, I. D., Studi, P., Mesin, T., Teknik, F., Umar, U. T., Studi, P., Pembangunan, E., Ekonomi, F., Umar, U. T., Studi, P., Informasi, T., Teknik, F., Umar, U. T., … Kanan, K. S. (2024). Meningkatkan Sinergiritas dan Percepatan Penurunan Stunting dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Desa Lipat Kajang, Aceh Singkil. 2, 56–66.
Anwar, S., Winarti, E., & Sunardi, S. (2022). Systematic Review Faktor Risiko, Penyebab Dan Dampak Stunting Pada Anak. Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(1), 88. https://doi.org/10.32831/jik.v11i1.445
BPS, I. (2025). Statistik Indonesia 2025. In Statistik Indonesia 2025: Vol. 53,2025. badan pusat statistik. https://www.bps.go.id/publication/2020/04/29/e9011b3155d45d70823c141f/statistik-indonesia-2020.html
Effendi, Z., & Nurjanah, D. (2024). Implementasi Kebinajakan Pemerintahan Kota Palembang Dalam Menjadikan Kota Layak Anak Pada Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kota Palembang. 19, 229–247. https://doi.org/https://doi.org/10.62128/jiads.v19i2.95
Fadilla, U. S., & Choiriyah, I. U. (2024). Implementasi Program Kelas Ibu Hamil Dalam Penanggulangan Stunting di Desa Wonoayu Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo.
Jayadi, Y. I., Syarfaini, S., Ansyar, D. I., Alam, S., & Sayyidinna, D. A. (2021). Evaluasi Program Pemberian Makanan Tambahan Anak Balita Pada Masa Pandemi Covid 19 di Puskesmas Kabupaten Gowa. Al Gizzai: Public Health Nutrition Journal, 1(2), 89–102. https://doi.org/10.24252/algizzai.v1i2.21998
Kalundra, F. (2021). Posyandu Sehat Pemberian Makanan Tambahan untuk Balita. Pagertoyo.Desa.Id. http://pagertoyo.desa.id/bursainovasidetail/Ry83WE5BaCs3Y3lyc0VWVHk4TUdIZz09/posyandu-sehat-pemberian-makanan-tambahan-untuk-balita.html#:~:text=Pemberian Makanan Tambahan (PMT) adalah,yang sesuai dengan kebutuhan sasaran.
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Keluarga Bebas Stunting. In 165 (p. 1).
Kesehatan, M. (2021). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/4631/2021. Paralegal.Id. https://paralegal.id/peraturan/keputusan-menteri-kesehatan-nomor-hk-01-07-menkes-4631-2021/
Kusumastuti, A., & Khoiron, A. (2019). Metode Penelitian Kualitatif (F. Anisya (ed.)). Lembaga pendidikan Sukarno Pressindo.
Mandala, E., Setyadiharja, R., & Nurul Mulyani, Jefri, Ri. R. (2016). Implementasi Kebijakan Tentang Penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) (Studi Kasus di Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan Kijang). JIP (Jurnal Ilmu Pemerintahan) : Kajian Ilmu Pemerintahan Dan Politik Daerah, 1(2), 247–264. https://doi.org/10.24905/jip.1.2.2016.247-264
Nawangsari, E. R., ’Izzah, Z., Salsabila, A., Soeliyono, F. F., & Ifadah, B. K. (2023). Implementasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan Kegiatan Penyuluhan Gizi sebagai Penunjang Pencegahan Stunting Desa Pabean. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 4(3), 1865–1872. http://doi.org/10.55338/jpkmn.v4i3. 1218
PMK, K. (2023). Perlu Terobosan dan Intervensi Tepat Sasaran Lintas Sektor untuk Atasi Stunting. Kemenko.Go.Id. https://www.kemenkopmk.go.id/perlu-terobosan-dan-intervensi-tepat-sasaran-lintas-sektor-untuk-atasi-stunting#:~:text=Secara global%2C berdasarkan data UNICEF dan WHO,21%2C6 persen menurut SSGI tahun 2022%2C” ujarnya.
Purwanto, R., Farhana, Y., Dewandaru, A., & Arundinasari, I. (2024). Implementasi Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan Kegiatan Posyandu Sebagai Upaya Penurunan Angka Stunting di Desa Sumberbendo, Kabupaten Probolinggo. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(14), 847–856. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.13749064
Qomaruddin, Q., & Sa’diyah, H. (2024). Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting, and Administration, 1(2), 77–84. https://doi.org/10.52620/jomaa.v1i2.93
Rokom. (2025). SSGI 2024: Prevalensi Stunting Nasional Turun Menjadi 19,8%. Sehatnegeriku.Kemkes.Go.Id. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20250526/2247848/ssgi-2024-prevalensi-stunting-nasional-turun-menjadi-198/
Sayidah, S. (2024). Mengatasi Masalah Kesehatan di Indonesia: Tantangan dan Solusi yang Perlu Diterapkan. Media Indonesia. https://mediaindonesia.com/humaniora/717068/mengatasi-masalah-kesehatan-di-indonesia-tantangan-dan-solusi-yang-perlu-diterapkan
Sinaga, K. (2018). Implementasi Kebijakan Sistem Pelayanan Terpadu Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu Kota Medan. Jurnal Publik Reform, 4, 23–34. https://doi.org/https://doi.org/10.46576/jpr.v4i0.401
Subarsono, A. (2012). Analisis kebijakan publik : konsep, teori dan aplikasi. pustaka pelajar.