STRATEGI KEBIJAKAN TATA KELOLA DAN MANAJEMEN SPBE MENUJU PEMERINTAHAN DIGITAL DI KOTA SUNGAI PENUH
DOI:
https://doi.org/10.56015/gjikplp.v13i4.818Keywords:
tata kelola SPBE, manajemen SPBE, transformasi digital, pemerintahan digital, kepemimpinan digitalAbstract
Transformasi digital pemerintahan di Indonesia memasuki fase strategis dengan pergeseran dari Indeks SPBE menuju Indeks Pemerintahan Digital (Digital Government Index/DGI). Pergeseran ini menuntut tata kelola yang adaptif, manajemen data yang kuat, serta orientasi pada kepuasan pengguna. Evaluasi SPBE Kota Sungai Penuh menunjukkan tren peningkatan signifikan dari 2021 hingga 2024, namun masih terdapat ketimpangan antar-domain: kebijakan dan layanan digital relatif tinggi, sementara tata kelola dan manajemen tertinggal. Analisis menggunakan metode Urgency, Seriousness, dan Growth (USG) menegaskan bahwa lemahnya kepemimpinan digital merupakan akar masalah utama yang berdampak pada koordinasi kelembagaan, kompetensi ASN, budaya kerja, dan pengawasan SPBE. Makalah ini merumuskan tiga alternatif kebijakan untuk memperkuat kepemimpinan digital: (1) Instruksi Walikota tentang kurikulum kepemimpinan digital, (2) SK Walikota tentang tim lintas SKPD, dan (3) Surat Edaran Walikota tentang pelatihan kepemimpinan digital yang terintegrasi dengan kebijakan mutasi ASN. Evaluasi kelayakan Dunn (2016) menunjukkan bahwa alternatif kebijakan yang pertama sangat direkomendasikan. Rekomendasi kebijakan diarahkan pada penguatan kepemimpinan digital sebagai fondasi transformasi SPBE menuju Pemerintahan Digital. Dengan indikator kinerja yang terukur, kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan skor SPBE, memperkuat tata kelola dan manajemen, serta memastikan keberlanjutan transformasi digital di Kota Sungai Penuh.
References
Bryson, J. M. (2004). Strategic Planning For Public And Nonprofit Organizations (3rd ed.). John Wiley & Sons, Inc.
Dawes, S. S. (2008). The Evolution and Continuing Challenges of E‐Governance. Public Administration Review, 68(s1). https://doi.org/10.1111/j.1540-6210.2008.00981.x
Dunn, W. N. . (2016). Public policy analysis (5th ed.). Routledge, Taylor & Francis Group.
Heeks, R. (2006). Implementing and Managing eGovernment: An International Text. SAGE Publications Ltd. https://doi.org/10.4135/9781446220191
Janssen, M., & van der Voort, H. (2016). Adaptive governance: Towards a stable, accountable and responsive government. Government Information Quarterly, 33(1), 1–5. https://doi.org/10.1016/j.giq.2016.02.003
Khaw, T. Y., Teoh, A. P., Abdul Khalid, S. N., & Letchmunan, S. (2022). The impact of digital leadership on sustainable performance: a systematic literature review. Journal of Management Development, 41(9/10), 514–534. https://doi.org/10.1108/JMD-03-2022-0070
Maritha, D. (2022). Karakteristik Digital Leadership di Era Digital Transformation. Jurnal Transformasi Administrasi, 12(02).
Mintzberg, H. (1994). The Fall and Rise of Strategic Planning. Harvard Business Review, (Jan-Feb 1994), 107.
Petry, T. (2018). Digital Leadership (pp. 209–218). https://doi.org/10.1007/978-3-319-73546-7_12
Qiao, G., Li, Y., & Hong, A. (2024). The Strategic Role of Digital Transformation: Leveraging Digital Leadership to Enhance Employee Performance and Organizational Commitment in the Digital Era. Systems, 12(11), 457. https://doi.org/10.3390/systems12110457
Suprayitno. (2025). Buku Monograf Digital Leadership (L. Bijumes, Ed.). PT Media Penerbit Indonesia .
Wolf, C., & Floyd, S. W. (2017). Strategic Planning Research: Toward a Theory-Driven Agenda. Journal of Management, 43(6), 1754–1788. https://doi.org/10.1177/0149206313478185