PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING DAN BRAND IMAGE TERHADAP INTENTION TO REVISIT PELANGGAN DI CAFE NUSANTARA HEALING AND CHILL SIBOLANGIT

Authors

  • Okto Egia Universitas HKBP Nommensen Medan
  • Nalom Siagian Universitas HKBP Nommensen Medan
  • Darma Manalu Universitas HKBP Nommensen Medan

DOI:

https://doi.org/10.56015/gjikplp.v13i4.830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh social media marketing dan brand image terhadap intention to revisit pelanggan di cafe Nusantara Healing and Chill Sibolangit baik secara parsial maupun secara simultan. Jenis penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kuantitatif dan yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan cafe Nusantara Healing and Chill Sibolangit dengan sampel berjumlahkan 100 responden. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data skunder. Teknik pengambilan data dengan menggunakan teknik koesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah uji instrumen yang terdiri dari uji validitas, uji normalitas, uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas, uji analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis yang terdiri jadi uji-t, uji-F, dan koefisien determinasi (R2).

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa social media marketing berpengaruh signifikan terhadap intention to revisit, hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung (3,275)  > nilai ttabel (1,661) dan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05. Brand image juga berpengaruh signifikan terhadap intention to revisit, hal ini ditunjukkan dengan thitung (5,814) > nilai ttabel (1,661) dan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Didapatkan bahwa Social media marketing dan brand image secara simultan berpengaruh postitif dan signifikan terhadap intention to revisit, hal ini ditunjukkan dengan nilai Fhitung (40.925)  >  nilai Ftabel  (3,09) dan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Koefisien determinasi diperoleh sebesar 0,446 artinya social media marketing dan brand image, secara bersama-sama mampu menjelaskan 44,6% variasi dalam intention to revisit. Sedangkan 55,4% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak masuk dalam model penelitian ini seperti seperti pengaruh lokasi, harga, kualitas produk, kualitas pelayanan dan lainnya. Peneliti menyarankan pihak cafe Nusantara  mempertahankan strategi social media marketing yang sudah ada karena terbukti berpengaruh positif dan disarankan pula untuk terus membangun brand image yang positif, karena terbukti memiliki koefisien pengaruh yang nyata terhadap intention to revisit.

Downloads

Published

2026-04-07

Issue

Section

Articles