ANALISIS STRATEGIS PENANGGULANGAN BENCANA KARAHUTLA PADA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) STUDI KASUS KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU

Authors

  • Heni Jesika Nauli Nababan Universitas HKBP Nommensen Medan
  • Marlan Hutahaean Universitas HKBP Nommensen Medan
  • Dimpos Manalu Universitas HKBP Nommensen Medan

DOI:

https://doi.org/10.56015/gjikplp.v13i4.840

Abstract

Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) merupakan masalah lingkungan dan sosial yang berulang di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, yang menyebabkan kerugian ekologis, ekonomi, dan kesehatan yang signifikan, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISR). Meskipun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar telah mengkoordinasikan berbagai pemangku kepentingan untuk menerapkan langkah-langkah penanggulangan, kejadian bencana ini yang berulang setiap tahun menunjukkan adanya celah atau kelemahan dalam strategi yang diterapkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis implementasi strategi pengelolaan Karhutla oleh BPBD Kabupaten Kampar, mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang berperan sebagai hambatan dan pendukung, serta merumuskan strategi alternatif yang berkelanjutan.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci dari BPBD, Tentara Nasional Indonesia/Kepolisian Nasional Indonesia (TNI/Polri), instansi pemerintah terkait, dan Komunitas Peduli Kebakaran (MPA), sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen kebijakan, laporan, dan statistik. Kerangka teoritis yang diterapkan menggabungkan Manajemen Strategis Fred R. David, Siklus Manajemen Bencana W. Nick Carter, dan Tata Kelola Kolaboratif Ansell dan Gash.

Kebaruan penelitian ini diharapkan dapat memberikan model strategi yang lebih tangkas dalam menghadapi ketidakpastian iklim ekstrem dengan menyelaraskan teknologi pemantauan canggih (seperti satelit dan aplikasi deteksi dini) dengan pendekatan partisipatif berdasarkan kearifan lokal. Pada akhirnya, hasil evaluasi ini dimaksudkan untuk menyempurnakan prosedur operasional BPBD dan memperkuat sinergi lintas sektor untuk mewujudkan Kabupaten Kampar yang tangguh terhadap bencana asap.

Downloads

Published

2026-04-09

Issue

Section

Articles