REFRAMING POLITIK LINGKUNGAN MELALUI ASPIRASI PEMUDA: PERSPEKSTIF MAHASISWA GENERASI Z DI UNIVERSITAS RIAU
DOI:
https://doi.org/10.56015/gjikplp.v13i6.899Keywords:
aktivisme digital, framing politik, Generasi Z, kesadaran ekologis, politik lingkunganAbstract
Generasi Z tumbuh dalam konteks disrupsi digital dan krisis ekologis yang semakin kompleks, sehingga keterlibatan mereka dalam politik lingkungan menjadi penting untuk dikaji secara empiris. Di Kota Pekanbaru, permasalahan lingkungan seperti banjir, pengelolaan sampah, dan berkurangnya ruang terbuka hijau menunjukkan perlunya partisipasi aktif generasi muda dalam tata kelola lingkungan. Namun, kajian yang menghubungkan kesadaran ekologis, aktivisme digital, dan pembentukan wacana politik lingkungan di kalangan mahasiswa masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran ekologis terhadap sikap politik lingkungan, pengaruh aktivisme digital terhadap partisipasi politik lingkungan, serta pengaruh keduanya terhadap pembentukan framing politik lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei pada mahasiswa Universitas Riau yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dan dengan tools JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran ekologis dan aktivisme digital berpengaruh positif terhadap sikap dan partisipasi politik lingkungan, serta berkontribusi dalam membentuk framing politik lingkungan. Temuan ini menegaskan bahwa Generasi Z merupakan aktor politik baru yang aktif membentuk wacana lingkungan melalui keterlibatan digital, serta berkontribusi pada pengembangan teori Youth Environmentalism dan framing politik dalam konteks lokal.
Kata kunci: aktivisme digital, framing politik, generasi Z, kesadaran ekologis, politik lingkungan
References
Alam, M. (2020). Reconstructing anti-capitalism as heterodoxa in Indonesia’s youth-led urban environmentalism Twitter account. Geoforum, 151–158. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.geoforum.2020.06.005
Aminulloh, A., Qorib, F., & Hakim, L. (2024). Generation Z and digital ecology: The role of TikTok in environmental campaigning by Pandawara Group. Jurnal Komunikasi, 16(2), 475–491. https://doi.org/https://doi.org/10.24912/jk.v16i2.32930
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2020). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches ((6th ed.)). SAGE Publications.
Entman, R. M. (2023). Framing: Toward clarification of a fractured paradigm. University of Chicago Press.
Etikan, I., & Bala, K. (2020). Sampling and sampling methods. Biometrics & Biostatistics International Journal. 15–16.
Gallucci, M. (2020). JASP: A fresh way to do statistics. University Amserdam.
Giofandi, T., Rahman, A., & Putra, D. (2024). Assessment of remote sensing approach for urban ecological quality evaluation in Pekanbaru City, Riau Province, Indonesia. GEOGRAPHY ENVIRONMENT SUSTAINABLE. https://doi.org/10.24057/2071-9388-2023-2640
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2021). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). SAGE Publications.
Haryanto, R., Juandi, Siregar, S., S. (2023). 30 years trend of peatland utilization in Riau Province. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. https://doi.org/https://doi.org/10.1088/1755-1315/1230/1/012066
Johar, O. A. (2019). Pencemaran Sungai Siak di Kota Pekanbaru dan penegakan hukum pidana lingkungan. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 9(2).
Joshi, A., Kale, S., Chandel, S., & Pal, D. (2021). Likert scale: Explored and explained. 7, British Jo(4), 396–403.
Nisaa, F., Asrida, W., Azwar, W., Yusri, A., & Adlin, A. (2024). Generation Z and cyberspace: The challenge of environmental development in Indonesia. In Proceedings of the International Conference on Social and Politics (ICSP 2023), (pp. 1–8). https://doi.org/https://doi.org/10.2991/978-2-38476-194-4_12
Nisaa, F., Rismawati, R., Azwar, W., & Zabua, B. H. (2025). Women’s environmental governance roles in mangrove ecotourism. E3S Web of Conferences, *671*, 05009. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202567105009
Patmah, N., & Mayrudin, Y. M. (2025). Diskursif politik lingkungan dan relasi aktor dalam kerusakan lingkungan di Kabupaten Lebak, Banten. Jurnal Pemerintahan Dan Politik. https://doi.org/10.36982/jpp.v10i2.4696
Puspita, A. F., Hendrawan, D., & Utami, L. S. (2024). Predicting pro-environmental behavior among generation Z in Indonesia: The role of family norms and exposure to social media information. Frontiers in Communication. https://doi.org/10.3389/fcomm.2024.1461609
Robbins, P. (2022). Political ecology: A critical introduction (3rd ed.). Wiley-Blackwell.
Schlozman, K. L., Brady, H. E., & Verba, S. (2018). Unequal and unrepresented: Political inequality and the people’s voice in the new gilded age. Princeton University Press.
Shelley Boulianne, J. O. (2022). Pathways to environmental activism in four countries: social media, environmental concern, and political efficacy. Journal of Youth Studies, 25(6). https://doi.org/10.1080/13676261.2021.2011845
Sloam, J., Pickard, S., & Henn, M. (2022). Young People and Environmental Activism: The Transformation of Democratic Politic. Journal Of Youth Studies, 25(6), 683–691. https://doi.org/https://doi.org/10.1080/13676261.2022.2056678
Zhao, J., Lee, J. S. H., Elmore, A. J., Fatimah, Y. A., Numata, I., Zhang, X., & Cochrane, M. A. (2022). Spatial patterns and drivers of smallholder oil palm expansion within peat swamp forests of Riau, Indonesia. Environmental Research Letters. https://doi.org/https://doi.org/10.1088/1748-9326/ac4dc6