OPTIMALISASI PENGELOLAAN BUMDES MANDIRI MAKMUR WISATA PETIK JAMBU DESA KEBARON DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN PENGUNJUNG
DOI:
https://doi.org/10.56015/gjikplp.v13i6.937Keywords:
Optimalisasi Pengelolaan, BUMDes, Wisata Petik Jambu Desa KebaronAbstract
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian pedesaan melalui optimalisasi potensi lokal. Salah satunya adalah BUMDes Kebaron Mandiri Makmur di Kabupaten Sidoarjo yang telah mencapai kategori "Maju" dan berkontribusi nyata pada Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui unit unggulan Wisata Kaki Bumi (Wisata Petik Jambu). Meskipun demikian, pengelolaannya belum sepenuhnya optimal karena menghadapi berbagai kendala, mulai dari keterbatasan infrastruktur, SDM yang tidak aktif, hingga pemasaran digital yang tidak konsisten. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi optimalisasi pengelolaan Wisata Kaki Bumi guna meningkatkan kepuasan pengunjung dan keberlanjutan usaha. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, dokumentasi, serta wawancara mendalam dengan Ketua Pokdarwis, Bapak Tarno, sebagai informan kunci, didukung data sekunder dari literatur dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi Wisata Kaki Bumi masih memiliki sejumlah kekurangan, seperti akses jalan yang sempit dan belum diaspal, fasilitas yang belum memadai, minimnya tenaga edukasi pendamping, serta pengelolaan media sosial yang tidak konsisten. Berdasarkan temuan tersebut, strategi optimalisasi yang dirumuskan mencakup tiga pilar: (1) Peningkatan Infrastruktur; (2) Penganekaragaman Daya Tarik; dan (3) Strategi Pemasaran Digital yang konsisten dan terencana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberlanjutan Wisata Kaki Bumi memerlukan sinergi antara pemerintah desa, pengurus BUMDes, dan partisipasi aktif masyarakat, termasuk perlunya sistem insentif bagi pengelola agar SDM tetap terjaga.
References
Dewi, T. W. S., & Ma’ruf, M. F. (2025). Pengelolaan Wisata Daerah Untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Studi Pada Pengelolaan Wisata Unggulan Kayangan Api Kabupaten Bojonegoro). Jurnal Yayasan Daarul Huda Kruengmane, 3(3), 691–710.
Fadhilah, S. U. K. (2026). Pertukaran Sosial Dalam Novel Sang Pewarta Karya Aru Armando (Prespektif Teori Pertukaran Sosial George C. Homans). BAPALA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA, 13(1), 1–11.
Farras, D. H., & Indarwati, T. A. (2024). Analisis SWOT untuk Mengetahui Kelayakan Bisnis ditinjau dari Aspek Pemasaran pada Wisata Petik Jambu (Studi Kasus BUMDes Kebaron di Sidoarjo). Seminar Nasional Manajemen Dan Call for Papers (SENIMA 9), Senima 9, 48–55.
Malik, E., Hasan, W. A., Ridzal, N. A., Pratiwi, E. T., & Mahmuda, D. (2025). Pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Sebagai Penopang Perekonomian Masyarakat Desa Holimombo Melalui Sosialisasi. SABANGKA ABDIMAS, 4(04), 416–425.
Megananda, A. E. W. C., & Ismail, H. (2023). Penerapan Sapta Pesona Potensi Desa Wisata Petik Jambu di Desa Kebaron Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Journal of Administrative and Social Science, 4(1), 63–74.
Nanda Rahmania, S., & Krisbowo, A. (2022). Manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Kebaron Mandiri Makmur Desa Kebaron Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Anterior Jurnal, 21(2), 49–57.
Sufyanto. (2024). Panorama History Of Social Exchange Theory Sejarah Panorama Teori Pertukaran Sosial. Kanal: Jurnal Ilmu Komunikasi |kanal.Umsida.Ac.Id/Index.Php/, 13(1), 56–63. https://doi.org/10.21070/kanal.v13i1.1800.PANORAMA
Sumantri, S. A. (2021). Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Menuju Desa Mandiri (Studi Kasus Desa Mulyosari Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB- Universitas Brawijaya.